Bunda~@ZK@

>>>Karena Hidup Penuh Pilihan …

Archive for the month “November, 2011”

Gizi Ibu Menyusui

Ibu menyusui tidak perlu makan berlebihan, tetapi cukup menjaga agar konsumsi gizinya seimbang.

Proses menyusui membantu ibu mengurangi berat badan dan menjadi langsing kembali“.

Tetapi, berdiet atau menahan lapar akan mengurangi produksi susu ibu.

Cara Menjaga Mutu dan Jumlah Produksi ASI

  1. Konsumsi makanan bergizi seimbang, banyak makan sayur dan buah.
  2. Banyaka minum air putih, minimal 8 gelas sehari.
  3. Cukup istirahat dengan tidur siang/ berbaring selama 1-2 jam dan menjaga ketenangan pikiran.
  4. Susui bayi sesering mungkin dari kedua payudara kiri dan kanan secara bergantian hingga bayi tenang dan puas.

Mitos-Mitos yang SALAH tentang Menyusui

  1. Wanita dengan payudara kecil tidak bisa menyusui bayinya. >>> Ukuran payudara wanita tidak berpengaruh terhadap produksi ASI. Banyak sedikitnya produksi ASI tergantung pada tingkat hormone pada tubuh ibu dan sekresi ASI yang dihisap bayi.
  2. Menyusui bisa merusak bentuk payudara. >>> kehamilan yang bisa merubah bentuk dan ukuran payudara, bukan proses menyusui itu sendiri.
  3. Banyak ibu menyusui yang tidak bisa memproduksi cukup ASI bagi bayinya. >>> Faktanya, banyak ibu menyusui yang justru kelebihan produksi ASI. Kelebihan produksi ASI ini diatur oleh kebutuhan bayi mereka. Masalah kekurangan ASI bagi bayi adalah karena salah posisi saat menyusui dan bayi tidak mengunci punting ibu dengan benar melalui mulutnya.

Dikutip dari Buku Panduan Asuhan Gizi Bagi Ibu Hamil dan Menyusui yang disusun oleh Mahasiswa Gizi Kesehatan Universitas Brawijaya.

Advertisements

Gizi Ibu Hamil

Minggu-minggu pertama kehamilan adalah masa di mana organ tubuh yang penting terbentuk. Kekurangan gizi pada saat ini dapat menimbulkan kelainan pada bayi atau bahkan kelahiran premature. Karena itu, gizi seimbang penting untuk pertumbuhan janin.

Susunlah menu makanan secara seimbang dengan bervariasi selama kehamilan. Pastikan mengkonsumsi makanan segar untuk memaksimalkan asupan vitamin. Kapsul vitamin dan obat suplemen bukanlah pengganti gizi makanan seimbang.

Gizi selama hamil TIDAK SELALU BERARTI MAKAN DUA KALI LIPAT PORSI BIASA, YANG PENTING ADALAH KANDUNGAN GIZINYA SEIMBANG.

  • Pilihlah makanan segar atau setidaknya makanan beku. Sebaiknya jangan memilih makanan kaleng atau makanan kemasan yang mengandung banyak pengawet dan bahan tambahan. Buah dan sayur harus dicuci dengan baik untuk menghilangkan residu pestisida.
  • Kukus, bakar, dan panggang makanan Anda. Sebaiknya jangan menggoreng makanan.
  • Beli dan gunakan makanan segar segera mungkin. Jangan memasak bahan makanan segar terlalu lama agar gizi tidak berkurang.
  • Hindari alcohol, minuman keras, dan obat-obatan (kecuali diresepkan dokter). Jamu sebaiknya dihindari kecuali dokter Anda menyarankan menggunakannya. Beberapa jenis jamu dapat menyebabkan keguguran, dan ada juga jamu yang mengandung bahan kimia aktif. Adalah sangat penting untuk menghindari obat-obatandan alcohol pada minggu-minggu Anda merencanakan kehamilan.
  • Banyak minuman cairan, jus buah segar atau air, tetapi hindari minuman soda atau minuman ringan yang tinggi kadar gula atau kimiawinya. Kurangi minum the atau kopi. Kopi bebas kafein juga tidak dianjurkan karena dapat mengandung sisa bahan kimia yang digunakan untuk menghilangkan kafein tersebut.
  • Gantilah camilan seperti kripik atau kue dengan makanan yang tinggi serat untuk menghindari sembelit (masalah umum pada masa kehamilan). Makanan sumber serat adalah beras merah, roti gandum, serealia, kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan buah-buahan.
  • ¬†Jangan merokok karena dapat melahirkan bayi dengan berat badan rendah, atau bahkan mengalami keguguran. Merokok menyebabkan janin kekurangan oksigen, sementara nikotin dalam rokok adalah zat kimia yang sangat beracun.

Zat gizi yang PALING PENTING untuk perkembangan janin. Pastikan zat gizi ini selalu dikonsumsi selama kehamilan.

  • Asam Folat: Zat ini ada di dalam serealia, kacang-kacangan, sayuran hijau, jamur, kuning telur, jeruk, pisang.
  • Kalsium, sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi. Zat ini dapat dijumpai¬† di dalam susu dan produk susu (keju, yoghurt), ikan yang bisa dimakan tulangnya (seperti ikan teri, sarden), biji-bijian (biji bunga matahari, wijen), produk kedelai (tempe, tahu), sayuran hijau.
  • Zat Besi, sangat penting karena pada masa kehamilan volume darah Anda meningkat 25% dan juga penting untuk bayi Anda membangun persediaan darahnya. Dapat dijumpai di hati, daging merah, sayuran hijau, wijen, buah-buahan kering, kuning telur, serealia, dan sarden. Penyerapan zat besi dapat terbantu dengan konsumsi vitamin C.

Dikutip dari Buku Panduan Asuhan Gizi Bagi Ibu Hamil dan Menyusui yang disusun oleh Mahasiswa Gizi Kesehatan Universitas Brawijaya.

Mitos dan Fakta Tentang Kehamilan

  1. Terlalu banyak makan jeruk saat hamil akan meningkatkan lender pada bayi dan risiko bayi lahir kuning. >>> Pendapat ini salah karena buah jeruk merupakan sumber vitamin C dan serat yang sangat baik.
  2. Pisang ambon dan mentimun bisa mengakibatkan keguguran. >>> Pendapat ini salah, karena pisang kaya akan vitamin C dan serat yang baik untuk ibu hamil. Kelahiran premature dapat dicegah dengan konsumsi vitamin C.
  3. Batasi konsumsi ikan. >>> Ikan adalah sumber protein hewani terbaik, untuk melengkapi gizi seimbangyang dikonsumsi ibu hamil. Pilihlah ikan yang bersih, yang terhindar dari pencemaran dan dengan memasak yang benar. Memasak setengah matang berisiko mendatangkan infeksi virus pada janin.
  4. Minum minyak kelapa memudahkan persalinan. >>> Minyak kelapa, memang konotasinya bikin lancar dan licin. Namun dalam dunia kedokteran, minyak tak ada gunanya sama sekali dalam melancarkan persalinan. Mungkin secara psikologis, ibu hamil menyakini, dengan minum dua sendok minyak kelapa dapat memperlancar persalinannya. Jika itu demi ketenangan psikologisnya, maka diperbolehkan, karena minyak kelapa bukan racun.

Post Navigation