Bunda~@ZK@

>>>Karena Hidup Penuh Pilihan …

Plasenta (Ari-ari) Di Bawah

Seneng rasanya usia kandunganku sudah menginjak 27 minggu. Rasanya sudah tak sabar untuk segera menimang dan melihat dedek terlahir ke dunia, dan artinya aku telah sukses menjadi bunda. Setiap hari selalu aku rasakan tendangan/ gerakan dedek dalam kandungan, semakin hari semakin keras ia menendang. Rasa senang selalu menyelimuti hari-hariku dikala dedek bertambah aktif.

Semalam aku ke dokter untuk periksa, tensi darah menunjukkan 120/70 mmHg (eh… bener ya penulisannya??? Maklum bukan bidan/ dokter. Hehehehe). Kemudianmelihat buah hatiku dengan di USG, melihat denyut jantungnya yang berdegup, kaki dan tangannya, serta besarnya janin dalam kandungan. Kata dokter, massa janinku saat ini adalah 1.331 gram (1,3 kg), dokter juga mengatakan kalau massanya sesuai dengan usia kehamilanku, dan semua normal dan sehat.

Tapi………….. ada yang membuatku down saat periksa kali ini, saat aku Tanya dokter “apakah kemungkinan aku dapat melahirkan anakku secara normal??” (karena aku sangat menginginkan dapat melahirkan secara normal).

Kami (aku dan suami) duduk di depan meja dokter, kemudian dokter menjelaskan tentang posisi plasenta (ari-ari; jawa). Ternyata plasentanya berada di bawah (padahal plasenta harusnya ada di atas), tetapi tidak sampai menutupi jalan lahir. Kata dokter masih dapat melahirkan normal. Tetapi rawan dengan banyaknya pendarahan, sehingga dokter menyarankan untuk tidak terlalu kecapekan dan harus puasa hubungan suami istri dulu sampai proses melahirkan.

Perasaan bercampur aduk, rasanya kepalaku penuh dengan pertanyaan-pertanyaan serta kebingungan yang tak terkira. Karena baru pertama kali hamil, jadi takut ini dan itu. Terus lagi dokternya menjelaskannya dengan santai dan sangat pelit dengan penjelasan-penjelasan lainnya. Akupun bertanya pada dokter “bisakah kemungkinan plasenta itu akan naik ke posisi normalnya?” eh dokternya malah menjawab dengan simpelnya “Ya itu sudah dari sononya”. Huuhhh… ingin rasanya tak pukul tu dokter.

Dan akhirnya hari ini aku berusaha mencari informasi dengan search di mbah Google……….

Ternyata: …….

Ada beberapa sumber yang menjelaskan bahwa,,, posisi plasenta pada awal kehamilan memang berada di bawah. Tetapi seiring perkembangan janin, plasenta akan naik pada posisi normalnya.

Dan… ada lagi sumber yang menjelaskan bahwa,,, walaupun plasenta berada di bawah (asalkan tidak menutupi jalan lahir), maka kemungkinan masih bisa dilakukan persalinan secara normal, tetapi dengan ekstra hati-hati.

Truusss,,, ada juga dokter yang menjelaskan ,,, karena kondisi ini sangat rawan dengan pendarahan. Maka calon bunda diharapkan tidak terlalu capek, dilarang naik turun tangga, dan… stop berhubungan suami istri dulu sampai melahirkan nanti.

Alhamdulillah… akhirnya agak sedikit lega aku. Dan semoga calon baby-ku sehat, aku sehat, dan semoga persalinanku dapat dilakukan secara normal, dan lancer semuanya. Amin….

Minta doanya ya teman-teman……

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: