Bunda~@ZK@

>>>Karena Hidup Penuh Pilihan …

Archive for the category “Inspirasi”

Ternyata Kita Berhutang

Mungkin kita tak menyadari bahwa kita sebagai hamba Allah mempunyai banyak hutang kepada-Nya. Hutang yang kian hari, kian bertambah. Mampukah kita membayarnya?? Jika semakin hari semakin tertumpuk, aku yakin kita tak akan dapat membayarnya. Tapi tenang sahabat, semua ada solusinya. Solusi dimana kita tak lagi menumpuk-numpuk hutang kita kepada-Nya.

Lalu apa solusinya????? ………. “SHOLAT DHUHA” ………. Ya,, Sholat Dhuha yang kita kerjakan setiap hari tanpa putus!!!!. Niscaya akan mengurangi hutang kita kepada-Nya.

Kemudian apa sih sebenarnya Sholat Dhuha itu??? Shalat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu dzhuhur. Afdhalnya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik (kira-kira jam 9.00).

Keistimewaan Sholat Dhuha

“Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan sholat Dhuha dua rakaat.”

(HR. Muslim dari Abu Dzar)

“Dalam diri manusia terdapat tiga ratus enam puluh ruas tulang, hendaklah ia mengeluarkan satu sedekah untuk setiap ruas itu. Para sahabat bertanya, “Siapa yang mampu mengerjakan hal tersebut wahai Nabi ALLAH?” Nabi berkata, “Dahak di masjid yang engkau pendam, suatu aral yang engkau singkirkan dari jalan. Jika kamu tidak mendapatkan sesuatu yang sepadan, cukuplah bagimu sholat Dhuha dua rakaat.”  

(HR. Abu Daud dan Ahmad dari Abu Buraidah)

Shalat Dhuha lebih dikenal dengan shalat sunah untuk memohon rizki dari Allah, berdasarkan hadits Nabi :

” Allah berfirman: Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (Shalat Dhuha)  niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya “

(HR.Hakim dan Thabrani).

Ya Allah… Jadikan hamba sebagai hamba-Mu yang selalu mengagungkan-Mu. Jangan pernah engkau lupakan hamba-Mu ini akan karunia yang telah Engkau berikan. Dan janganlah Engkau rela hamba menumpuk hutang kepada-Mu, karena sesungguhnya hamba tak kan sanggup untuk membayarnya.

Yuuukkk….. Kita awali rutinitas kita dengan Sholat Dhuha!!!!

Dr. M Syafi’i Antonio, M.Ec: Jangan Jadi PNS Kalau Mau Kaya

Siapakah Dr. M Syafi’i Antonio, M.Ec?? Sebenarnya aku sendiri juga belum begitu tahu tentang Bapak Syafi’i Antonio. Seorang tokoh yang membanggakan. Figur seorang Muslim yang seharusnya menjadi pancaran seorang Muslim sesungguhnya.

Rasa penasaran hadir akan sosok Dr. M Syafi’i Antonio, M.Ec setelah melihat acara televisi swasta tadi malam. Hanya satu kalimat yang selalu membayangi pikiranku hingga saat ini. Satu kalimat yang keluar dari seorang mualaf yang begitu berwibawa, “Jangan Jadi PNS Kalau Mau Kaya, Tetapi Berdaganglah!!! Seperti Apa Yang Dilakukan Oleh Nabi Muhammad SAW”.

Rasa ingin tahu tentang sosok ini pun timbul. Hingga mengarahkanku untuk mencarinya di mesin pencari Google. Ingin tau lebih detail tentang beliau? Ini aku forward sedikit kisah tentang Bapak Antonio Syafei dari http://www.mualaf.com.

Saya lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 12 mei 1965. Nama asli saya Nio Cwan Chung. Saya adalah WNI keturunan Tionghoa. Sejak kecil saya mengenal dan menganut ajaran Konghucu, karena ayah saya seorang pendeta Konghucu.

Selain mengenal ajaran Konghucu, saya juga mengenal ajaran Islam melalui pergaulan di lingkungan rumah dan sekolah. Saya sering memperhatikan cara-cara ibadah orang-orang muslim.

Kerena terlalu sering memperhatikan tanpa sadar saya diam-diam suka melakukan shalat. Kegiatan ibadah orang lain ini saya lakukan walaupun saya belum mengikrarkan diri menjadi seorang muslim.

Kehidupan keluarga saya sangat memberikan kebebasan dalam memilih agama. Sehingga saya memilih agama Kristen Protestan menjadi agama saya.

Setelah itu saya berganti nama menjadi Pilot Sagaran Antonio. Kepindahan saya ke agama Kristen Protestan tidak membuat ayah saya marah. Ayah akan sangat kecewa jika saya sekeluarga memilih Islam sebagai agama.

Sikap ayah saya ini berangkat dari image gambaran buruk terhadap
pemeluk Islam. Ayah saya sebenarnya melihat ajaran Islam itu bagus. Apalagi dilihat dari sisi Al Qur’an dan hadits. Tapi, ayah saya sangat heran pada pemeluknya yang tidak mencerminkan kesempurnaan ajaran agamanya.

Gambaran buruk tentang kaum muslimin itu menurut ayah saya terlihat dari banyaknya umat Islam yang berada dalam kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan. Bahkan, sampai mencuri sandal di mushola pun dilakukan oleh umat Islam sendiri. Jadi keindahan dan kebagusan ajaran Islam dinodai oleh prilaku umatnya yang kurang baik.

Kendati demikian buruknya citra kaum muslimin di mata ayah, tak membuat saya kendur untuk mengetahui lebih jauh tentang agama islam. Untuk mengetahui agama Islam, saya mencoba mengkaji Islam secara komparatif (perbandingan) dengan agama-agama lain.

Dalam melakukan studi perbandingan ini saya menggunakan tiga pendekatan, yakni pendekatan sejarah, pendekatan alamiah,
dan pendekatan nalar rasio biasa. Sengaja saya tidak menggunakan pendekatan kitab-kitab suci agar dapat secara obyektif mengetahui hasilnya.

Berdasarkan tiga pendekatan itu, saya melihat Islam benar-benar agama yang mudah dipahami ketimbang agama-agama lain. Dalam Islam saya temukan bahwa semua rasul yang diutus Tuhan ke muka bumi mengajarkan risalah yang satu, yaitu Tauhid. Selain itu, saya sangat tertarik pada kitab suci umat Islam, yaitu Al-Qur’an.

Kitab suci ini penuh dengan kemukjizatan, baik ditinjau dari sisi bahasa, tatanan kata, isi, berita, keteraturan sastra, data-data
ilmiah, dan berbagai aspek lainnya.

Ajaran Islam juga memiliki system nilai yang sangat lengkap dan
komprehensif, meliputi system tatanan akidah, kepercayaan, dan tidak perlu perantara dalam beribadah. Dibanding agama lain, ibadah dalam islam diartikan secara universal. Artinya, semua yang dilakukan baik ritual, rumah tangga, ekonomi, sosial, maupun budaya, selama tidak menyimpang dan untuk meninggikan siar Allah, nilainya adalah ibadah. Selain itu, dibanding agama lain, terbukti tidak ada agama yang memiliki system selengkap agama
Islam. Hasil dari studi banding inilah yang memantapkan hati saya untuk segera memutuskan bahwa Islam adalah agama yang dapat menjawab persoalan hidup.

Masuk Islam

Setelah melakukan perenungan untuk memantapkan hati, maka di saat saya berusia 17 tahun dan masih duduk di bangku SMA, saya putuskan untuk memeluk agama Islam. Oleh K.H.Abdullah bin Nuh al-Ghazali saya dibimbing untuk mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat pada tahun 1984. Nama saya kemudian diganti menjadi Syafii Antonio.

Keputusan yang saya ambil untuk menjadi pengikut Nabi Muhammad saw. Ternyata mendapat tantangan dari pihak keluarga. Saya dikucilkan dan diusir dari rumah. Jika saya pulang, pintu selalu tertutup dan terkunci. Bahkan pada waktu shalat, kain sarung saya sering diludahi. Perlakuan keluarga terhadap
diri saya tak saya hadapi dengan wajah marah, tapi dengan kesabaran dan perilaku yang santun. Ini sudah konsekuensi dari keputusan yang saya ambil.

Alhamdulillah, perlakuan dan sikap saya terhadap mereka membuahkan hasil. Tak lama kemudian mama menyusul jejak saya menjadi pengikut Nabi Muhammad saw.

Setelah mengikrarkan diri, saya terus mempelajari Islam, mulai dari
membaca buku, diskusi, dan sebagainya. Kemudian saya mempelajari bahasa Arab di Pesantren an-Nidzom, Sukabumi, dibawah pimpinan K.H.Abdullah Muchtar.

Lulus SMA saya melanjutkan ke ITB dan IKIP, tapi kemudian pindah ke IAIN Syarif Hidayatullah. Itupun tidak lama, kemudian saya melanjutkan sekolah ke University of yourdan (Yordania). Selesai studi S1 saya melanjutkan program S2 di international Islamic University (IIU) di Malaysia, khusus mempelajari ekonomi Islam.

Selesai studi, saya bekerja dan mengajar pada beberapa universitas. Segala aktivitas saya sengaja saya arahkan pada bidang agama. Untuk membantu saudara-saudara muslim Tionghoa, Saya aktif pada Yayasan Haji Karim Oei. Di yayasan inilah para mualaf mendapat informasi dan pembinaan. Mulai dari
bimbingan shalat, membaca Al-Qur’an, diskusi, ceramah, dan kajian Islam, hingga informasi mengenai agama Islam.

Dr. Muhammad Syafii Antonio, MSc

– Doktor Banking & Micro Finance, University of Melbourne, 2004
– Master of Economic, International Islamic University, Malayasia, 1992
– Sarjana Syariah, University of Jordan, 1990
– Komite Ahli Pengembangan Perbankan Syariah pada Bank Indonesia
– Dewan Komisaris Bank Syariah Mega Indonesia
– Dewan Syariah BSM
– Dewan Syariah Takaful
– Dewan Syariah PNM
– Dewan Syariah Nasional, MUI

11-11-11 Diyakini Membawa Hoki, Benarkah???

11 November 2011, diyakini banyak orang adalah hari baik, bahkan ada juga yang mengatakan bahwa tanggal ini akan membawa hoki. Benarkah???

Di hari yang spesial ini banyak orang yang mengabadikan moment-moment pentingnya, termasuk pernikahan. Hal ini terbukti beberapa artis melangsungkan pernikahan di hari ini. Beberapa artis tersebut ialah Astrid Sartiasari dan Arlan, Nindy dan Aska, dan juga Ustaz Solmed dan April Jasmine.

Kalau menurutku, semua hari itu baik. Kalaupun mengadakan acara di hari yang diyakini membawa hoki ini, bukan hanya hoki yang didapat tapi juga ribet setengah mati. Karena banyak orang yang mengabadikan hari ini sebagai moment pentingnya, dan… berarti sangat sulit pastinya untuk mendapatkan pelayanan-pelayanan jasa (soalnya harus pada antri….). Apalagi kalau jam acaranya juga ditetapkan pada jam 11.11. (Heemmm… apa jadinya ya???) Hehehehe

Dan satu lagi,,, kalau menurutku tanggal ini sangat baik. Tau tidak alasannya apa?? “Karena tanggal ini mudah diingat” dan bertepatan dengan hari Jumat. Bener tidak???

Bagi siapapun yang menjadikan hari ini sebagai moment pentingnya, aku ucapin selamat ya….

Post Navigation