Bunda~@ZK@

>>>Karena Hidup Penuh Pilihan …

Tips Mempermudah Kehamilan

Klik pada gambar untuk melihatnya.

Makan Siang Hari Ini >>> Ketoprak Khas Jakarta

Siang-siang gini enaknya makan apa ya???? Di kantor sepi hanya ada 3 ekor orang (hehehe…. kayak ayam aja) yaitu Aku, Mbak Atik, & Tini. Kalau satu minggu yang lalu kuliner dengan Bebek Goreng H. Slamet. Hari ini aku kepingin makan gado-gado.

Kepinginnya gado-gado, tapi setelah ngajak Mbak Atik malah aku diajak beli ketoprak. What???? Ketoprak???? kok kayak nama seni pentas kesenian khas Jawa. Hehehe… tapi lain lagi, yang ini ketoprak (nama makanan). Kata penjualnya, ini makanan khas Jakarta. Bumbunya hampir mirip dengan rujak & gado-gado, yaitu dengan bahan dasar kacang tanah yang digoreng dan dihaluskan dengan racikan bumbu-bumbu pelengkapnya. Isinya lontong, tahu, & bihun. Kalau yang istimewa pakai telur goreng dengan harga Rp. 8.000,-/porsi.

Baru ingat juga kalau aku duku juga pernah merasakan makanan yang satu ini, tapi dulu belinya di daerah ITN sana (waktu masih tinggal di kos). Tapi yang ini boleh juga dicoba, apalagi Mbak Atik bilang kalau ketoprak ini rasanya jawara banget. Icip….icip….icip…. dan ternyata heemmmm…. nyammmyyy….!!!! Walaupun penjualnya hanyalah menggunakan gerobak dorong, tapi rasa tak kalah lho. Tempatnyapun juga tak ramai, penjualnya mangkal di pinggir jalan Permata Jingga.

Bebek Goreng H. Slamet yang Nyummyyy…..

Setelah kemaren berencana kuliner bareng-bareng sama teman kantor. Akhirnya hari ini diputuskan untuk mencoba Bebek Goreng H. Slamet yang terletak di Jalan Raya Soekarno-Hatta. Dengan racikan bumbu yang terasa banget dan gorengan yang garing banget, Heemm…. terasa nikmatnya makan siang di kantor hari ini.

Bebek Goreng H. Slamet yang menggoda…..

Cari praktisnya, hanya Mbak Atik & Mbak Lusi yang berangkat beli. Kami bertiga (Aku, Mbak Atik, & Mbak Lusi) pesan bebek goreng paha yang satu porsinya seharga Rp. 16.500,- (tanpa nasi). Biar lebih irit, kami sengaja bawa nasi sendiri dari rumah.

Udara panas yang menyengat, rasanya belum lengkap kalau tidak minum yang dingin-dingin. Tit…Tit… Hp-ku berbunyi satu sms kuterima dari Mbak Atik, yang menawari Es teler. Heemmm… mau banget!!!! Ternyata Es Teler belinya di depan Resto Gang Jangkrik Soekarno-Hatta. (Itu kan Es Teler yang aku pingin banget), secara tempatnya di pinggir jalan dan ruame banget. Jadi penasaran kan bagaimana rasanya. Ternyata berasa manis & teler banget, dengan harga Rp. 5.000,- per bungkus.

Siipp… lengkap sudah menu makan siang hari ini Bebek Goreng H. Slamet yang ditemani Es Teler yang bener-bener bikin teler.

Post Navigation